#Chanyeol – Ru’s

Standard

url

Untuk waktu yang singkat.

Aku menyayangimu

Chanyeol punya dua telinga yang lebar dan terkadang terlihat seperti sayap. Chanyeol tidak suka.

Siang itu dengan ukulele mainan di tangannya. Chanyeol bermain sendiri di taman. Dia tidak punya banyak teman karena tetangga-tetangganya hanya punya anak perempuan.

Chanyeol tidak suka anak perempuan. Mereka selalu menangis setiap kali melihat telinga aneh Chanyeol.

Chanyeol akan mengadu, “Anak-anak perempuan itu akan bilang ‘ibu~ Chanyeol punya telinga lebar seperti gajah yang jahat!’ lalu anak-anak perempuan itu akan berteriak dan tidak mau berhenti sampai dibelikan boneka Ken.'”

Chanyeol tidak setuju. Menurutnya Ken hanya suka dengan gadis baik yang hobinya bukan membuat bengkak telinga orang-orang karena tangisan mereka.

Chanyeol juga tidak setuju.

Menurutnya gajah dengan telinga lebar adalah gajah yang baik.

Jadi, Chanyeol berusaha kuat untuk main sendiri. ‘Aku kan laki-laki’ pikirnya.

Sampai ada yang menyapanya tiba-tiba.

YEOL!”

Chanyeol berjengit. Dia tidak suka dibuat kaget. Dengan mata menghakimi, anak  laki-laki itu menatap si pengganggu.

“Apa maumu?”

Si penggangu tidak mau menjawab. Justru mendekat dan menyentuh ukulele Chanyeol dengan ujung-ujung jarinya.

Chanyeol heran. Dia baru sadar kalau si penggangu adalah perempuan.

“Kau tidak takut padaku?”

Dia menggeleng, tapi tidak menatap Chanyeol.

“Kau mau jadi temanku?”

Dia diam dan mengangkat kepalanya menatap Chanyeol. Matanya berbinar. Seakan memberitahu kalau dia lebih dari sekedar mau menjadi teman Chanyeol.

Chanyeol mengangguk puas.

“Oke, noona. Kau adalah temanku.” ujar Chanyeol.

Namanya adalah Ru. Tapi, Ru tidak mau memberitahu.

Mereka lalu bermain hari ini. Lalu besok. Besoknya juga. Dan setiap hari.

Kadang Ru datang duluan dengan membawa bola. Chanyeol heran kenapa ada perempuan yang suka main bola. Chanyeol tidak suka main bola, jadi dia selalu berusaha datang lebih dulu dengan ukulelenya.

Chanyeol akan memainkannya, dan Ru akan menari.

Menari salsa adalah kesukaan Chanyeol.

‘Karena Ru sangat seksi.’ begitu jawab Chanyeol kalau ada yang tanya kenapa dia suka tarian Ru. Sayang sekali tidak ada yang mau bertanya untuknya.

Chanyeol dan Ru menjadi sahabat. Chanyeol sangat perhatian dengan Ru sampai suatu hari anak laki-laki itu heran kenapa Ru sering batuk-batuk. Chanyeol ingin bertanya, tapi dia malu. Dia kan laki-laki.

Sebenarnya Chanyeol malu mengakui kalau dia sangat menyayangi Ru, tapi anak laki-laki itu tidak tahu kalau Ru suka juga padanya atau tidak.

Karena penasaran, Chanyeol berpikir akan menanyakannya hari ini. Chanyeol datang pertama kali. Berdiri di bawah pohon dan menunggu. Dia enggan duduk. Karena duduk membuat celananya basah. Celana basah itu tidak keren.

Chanyeol tidak mau kalau tidak keren di hadapan Ru.

Jadi Chanyeol setia menunggu sambil berdiri.

Tapi, hari itu Ru tidak kunjung datang.

Chanyeol heran dan dia sedih. Chanyeol kira Ru marah padanya karena baru membagi bekal padanya akhir-akhir ini. Itu sebabnya Ru menolak makan. Chanyeol todak mengerti, dia kan hanya lapar. Chanyeol tidak terbiasa membagi bekalnya. Chanyeol ingin minta maaf tapi ru tidak ada disana.

Hari itu Chanyeol pulang sore sekali. Dia lelah menunggu Ru. Tapi, masih ingin menunggu sampai besok. Chanyeol berjanji akan membawa ukulelenya lagi dan menunggu sambil berdiri besok.

Tapi di jalan pulang, Chanyeol bertemu segerombolan anak perempuan. Mereka tidak menangis melihat Chanyeol seperti biasanya. Sebaliknya mereka berlari mendekati Chanyeol dan berseru memberitahu si anak laki-laki dengan telinga aneh itu. Mereka meneriakan sesuatu yang mengerikan.

“Chanyeol! Chanyeol! Ru meninggal! Dia dibawa pergi dengan mobil! Dia meninggal! Ru temanmu!”

Itu adalah teriakan anak perempuan yang paling mengerikan yang pernah Chanyeol dengar.

Sore itu, Chanyeol menangis keras sekali.

Sudah 3 tahun berlalu sejak hari dimana Chanyeol menangisi kematian Ru.

Sekarang Chanyeol sudah banyak berubah. Sekarang di sekolah dia bertemu banyak anak laki-laki sebayanya. Dia punya banyak teman karena Chanyeol sangat lucu dan ramah. Anak-anak perempuan tetangga Chanyeol tidak takut lagi padanya, kini mereka adalah teman Chanyeol juga.

Tapi, Chanyeol belum bisa melupakan Ru.

Hari itu di kelas, ibu guru meminta murid-murid untuk menceritakan sahabat terbaik mereka. Saat ditanya siapa yang ingin maju duluan, Chanyeol mengangkat tangannya tinggi-tinggi. Sebenarnya tidak perlu karena memang hanya dia yang bersedia mengangkat tangan.

Sambil tersenyum bu guru meminta Chanyeol bercerita.

Dan Chanyeol menceritakan Ru.

“Dia cantik dan seksi,” cerita Chanyeol. Ibu guru menggeleng. Teman-temannya tertawa.

“Dia sahabat pertamaku yang mau menari untukku. Aku menyayanginya. Aku tidak punya teman tapi dia sangat baik padaku untuk datang setiah harinya. Aku sayang dia.”

Chanyeol mengenang wajah Ru. Oh, betapa Chanyeol sangat merindukannya.

“Namanya Ru,” lanjut Chanyeol. Wajahnya terlihat sedih, membuat teman-temannya terdiam memperhatikan.

“Dan dia pergi hari itu saat aku berdiri menunggunya seharian. Ru meninggal, dia terkena penyakit Kennel Cough, kata ibu.” ujar Chanyeol.

Teman-temannya terlihat sedih. Mereka tidak kenal Ru tapi mereka mengerti perasaan Chanyeol.

Ibu guru tersenyum dan menepuk bahu Chanyeol.

“Chanyeol sayang. tidak usah bersedih. Ru punya banyak teman di tempatnya yang sekarang. Sama seperi Chanyeol yang kesepian lagi.”

Chanyeol tersenyum dan mengangguk. Lalu ibu guru menyuruh Chanyeol untuk kembali duduk. Sebelum meminta anak lain bercerita, ibu guru berdeham sebentar dan berbicara.

“Anak-anak, seperti Ru teman Chanyeol yang lucu, Kennel Cough memang biasa menyerang anjing. Minggu depan akan ada pameran kesehatan anjing, kalian bisa membawa anjing kalian untuk diperiksa. Dan untuk Chanyeol…”

Chanyeol mengangkat kepalanya yang terasa berat.

“Kau juga bisa betemu dengan teman-teman seperti Ru di pameran anjing minggu depan,” ujar ibu sambil tersenyum.

Chanyeol rindu Ru. Ru adalah nomor satu baginya. Tapi, dia juga ingin bertemu Ru-Ru yang lain minggu depan.

Chanyeol ingin bertemu dengan teman-teman lain.

Advertisements

2 thoughts on “#Chanyeol – Ru’s

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s