[TEASER] The Story Only I Didn’t Know

Standard

Jajjang!

Nae kambek. Gak ada yang tanya

Sebenarnya aku bener frustasi. Kenapa kerjaanku cuma bikin teaser muluuuuuu? *digampar

Ok… langsung aja… ini FF buat uri leader. dan maaf buat Kecha a.k.a Kiki a.k.a Yeonna eonni yang ff-nya bener-bener belu bisa dilanjutin. Maaf~

Dan buat Leader Eonni, aku juga mau bilang maaf. Sebenernya, mauku ini langsung oneshot tanpa teaser abal-abal..

Udahlah…. baca dan komen dan like yaaa!! ^^ *ngilangsambil deepbow*
______________

Aku menatap jendela kereta di depanku dengan tatapan datar. Kau tahu semua ha ini membuatku sepenuhnya frustasi. Aku sama sekali tidak tahu apa maksud yang bocah itu katakan 10 tahun lalu. Dan kini kata-kata itu kembali ‘diingatkan’ oleh seseorang yang seakan mengkhianati. Ah… maksudku… seakan mengkhianatiku.

Bukankah bayangan di luar jendela kereta bawah tanah hanya hitam?…

Lalu untuk apa jendela-jendela itu ada…

Apa yang harus aku lihat ketika aku memandang kearah jendela-jendela itu…

Diluar sana… disana… hanya hitam…

Mollaseo?

_____________

Risqa’s POV

Aku menatap cover majalah yang kupegang dengan tatapan berbinar-binar. Mataku benar-benar tertuju ke sebuah wajah seorang pria berumur 21 tahun itu. Seseorang yang akhir-akhir ini membuatku merasa harus bertingkah selayaknya menemukan harta karun ketika aku melihat kelebatan wajahnya. Yah… dimana saja…, seperti di majalah.. di layar telivisi. Seseorang yang membuatku tak berhenti meracau apa pun tentangnya. Apa saja tentangnya. Seseorang yang membuat pikiranku melayang entah kemana, memikirkan apa saja yang akan kulakukan dengannya jika saja tuhan mengizinkanku untuk berkesempatan bertemu dengannya sekali saja. Sekali saja…

“Kyaaa~ neomu choha, Jang Wooyoung Oppa…” racauku. Aku tahu aku mulai lagi.

Hei… kalian tahu sesuatu… yah… gejala-gejala seperti ini mungkin telah dirasakan sebagian besar remaja putri abad ini. Sesuatu yang bagi beberapa orang, adalah hal gila dan konyol. Mungkin ada benarnya. Terkadang aku juga kau berpikir untuk apa aku menghabiskan isi pikiranku hanya untuk orang yang sama sekali tak mengenaliku. Oh… tapi inikan yang disebut Teenagers?… dimana mereka… maksudku kami menjadi sangat gila akan hal sepele. Saat-saat yang aneh.

Tapi… tidak apa-apa. Karena, sejujurnya aku sungguh-sungguh

“Aish… aku tidak suka ini”

Aku menoleh dengan gerakan cepat kearah empunya suara. Suara yang menggangguku, jelas aku tidak suka. Aku akan membentak siapa saja yang mengganggu-

“Aku tidak suka, mbak… kamu mulai melakukan hal aneh lagi”

Aku membeku. Sepertinya aku harus menarik kata-kataku lagi. Bagaimana tidak? Orang yang menggangguku saat ini adalah orang yang kuharapkan selalu dating di setiap mimpiku. Jangan berpikir terlalu jauh dulu… orang ini bukan Jang Wooyoung. Orang ini jauh lebih… lebih… lebih muda dari Wooyoung oppa.

Dan terkadang bias terasa lebih nyata dibanding Wooyoung Oppa. Orang ini…

“Aku adalah rekan laporan tugasmu untuk tugas akhir semester. Aku lebih muda darimu setahun. Dan aku tetap merasa sangat kesal ketika kau masih saja melakukan fangirling. Kau tahu itu konyol..”

Aku terdiam. Apa yang harus kutanggapi?… dia benar. Setiap hurufnya. Dia adalah adik kelasku. Dia menjadi rekan tugas laporanku. Satu hal lagi… aku agaknya tertarik dengannya. Sayang sekali, dia tidak menganggapku sebagai kakak kelas yang memiliki charisma dan wewenang. Dia menganggapku konyol.

Haish~ satu lagi yang perlu kalian ketahui soal teenagers. Terkadang rasanya sangat memalukan. Dan menyedihkan.

“Kenapa diam saja? Apa kata-kataku terlalu jujur?.. heh maaf… itu yang ada dalam pikiranku. Yah… terima saja” ujar orang itu.

Kalian tentu berpikir bahwa seharusnya aku marah atau apa. Aku juga berpikir begitu. Salah satu teman sekelasku bilang dia adalah adik kelas kurang ajar nomor satu. Tapi, toh aku sama sekali tak berkutik. Aku, bias dibilang terlalu berat untuk tertimpa atmosper yang ada disekitar orang ini. Sudah kubilangkan?… aku… aku… yah, cukup memalukan untuk mengulangnya. Tertarik. Pada. Orang. Itu.

“Ayo~ kita harus memulai membuat laporan. Setidaknya pembukaan.”

Dan kini aku benar-benar tak berkutik ketika kata ‘kita’ sampai ditelingaku.

________________

Advertisements

2 thoughts on “[TEASER] The Story Only I Didn’t Know

  1. fina…!!! publish gk bilang2, awas kau….
    eh?? uri leader? berarti yg buat ff tntang rizqa kita berdua??
    aku jadi korban lagi -______-
    awas kau leader tak bertanggung jawab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s